Sekolah Kedinasan

IPDN: Kampus, Program Studi, dan Cara Masuk (Panduan Lengkap)

Super Admin · · 6 menit baca

IPDN adalah singkatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri, perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyiapkan kader pemerintahan. Pertanyaan yang paling sering muncul: IPDN di mana, ada kampus apa saja, prodi atau jurusannya apa, dan bagaimana cara masuknya. Artikel ini merangkum semuanya di satu tempat. Angka yang berbeda antar sumber kami tandai, dan kami tidak mengisi celah dengan tebakan.

Catatan waktu: pendaftaran IPDN siklus 2026 sudah ditutup. Anggap artikel ini bahan persiapan untuk siklus berikutnya, dan cek pengumuman resmi sebelum mendaftar.

IPDN dalam Satu Tabel

HalKeterangan
Nama lengkapInstitut Pemerintahan Dalam Negeri
Instansi pembinaKementerian Dalam Negeri
Kampus pusatJatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
Kampus daerahTujuh menurut situs resmi ipdn.ac.id (lihat bagian kampus)
Formasi 20261.410 (sekitar 29,6% dari 4.770 formasi sekolah kedinasan)
Pendaftaran dan informasiSSCASN (sscasn.bkn.go.id); portal panitia spcp.ipdn.ac.id

Apa Itu IPDN dan Sejarah Singkatnya

IPDN adalah perguruan tinggi kedinasan milik pemerintah yang, menurut halaman utama situs resminya, berfokus mencetak kader pemerintahan yang kompeten dan berkarakter. Lulusannya dilantik sebagai Pamong Praja Muda. Pada 29 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 Pamong Praja Muda lulusan Angkatan XXXIII di lapangan parade kampus Jatinangor (Setkab).

Sejarahnya panjang. Medcom (28 April 2022) menulis bahwa cikal bakalnya dirintis pada 1920 di masa Hindia Belanda dengan nama OSVIA, MOSVIA, dan OSOBA, lalu berlanjut menjadi APDN. Pada 1988, Mendagri Rudini menyatukan 20 APDN dari 20 provinsi di satu tempat. APDN Nasional kemudian ditingkatkan menjadi STPDN lewat Keppres Nomor 42 Tahun 1992. STPDN menyelenggarakan D-IV, sedangkan IIP di Jakarta menyelenggarakan S1. Keduanya digabung menjadi IPDN lewat Keppres Nomor 87 Tahun 2004. Satu sumber menyebut tanggal dan nama presiden yang menandatangani, tetapi sumber lain menyebut presiden yang berbeda, jadi kami tidak menuliskannya.

Kampus IPDN: Pusat dan Daerah

Kampus pusat berada di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Soal kampus daerah, jumlahnya dilaporkan berbeda-beda.

Angka yang Berbeda antar Sumber

SumberKampus daerah yang disebut
Situs resmi ipdn.ac.id (halaman utama)Tujuh: Jakarta, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Papua
Medcom (April 2022)Tujuh lokasi yang sama: Cilandak (Jakarta Selatan), Kabupaten Agam, Kubu Raya, Minahasa, Gowa, Lombok Tengah, dan Kota Jayapura
Mamikos (Maret 2026)Sembilan: tujuh di atas ditambah Tanah Putih, Rokan Hilir (Riau) dan Jantho, Aceh Besar (Aceh)

Dengan kata lain, tujuh kampus daerah adalah angka yang tercantum di situs resmi dan dibenarkan Medcom. Angka sembilan datang dari satu media yang ringkasannya, menurut keterangannya sendiri, dibuat dengan bantuan AI. Kami juga menemukan bahwa kampus Rokan Hilir pernah masuk daftar kampus daerah dalam peraturan menteri tahun 2010 dan Aceh pernah diwacanakan sebagai lokasi kampus, tetapi kami tidak menemukan keterangan resmi bahwa keduanya sudah beroperasi sebagai kampus daerah. Jadi status Riau dan Aceh belum terverifikasi.

Kampus IPDN Sulawesi Selatan atau Gowa

Kampus daerah Sulawesi Selatan berada di Kabupaten Gowa (Pallangga, menurut daftar Mamikos). Daerah ini termasuk dalam tujuh kampus yang diakui situs resmi. Kampus lain yang sering dicari: Jakarta di Cilandak, Sumatera Barat di Kabupaten Agam, dan Papua di Kota Jayapura.

Penting: kami tidak menemukan pembagian formasi per kampus. Syarat pendaftaran menyatakan kamu bersedia belajar di kampus IPDN mana pun sesuai penetapan institusi, jadi jangan berasumsi bisa memilih kampus. Syarat lengkapnya ada di syarat masuk IPDN.

Program Studi dan Jenjang di IPDN

Situs resmi menyebut IPDN menyelenggarakan Diploma IV, Sarjana, Pascasarjana (magister dan doktor), serta Program Profesi Kepamongprajaan. Unit akademiknya dikelompokkan dalam tiga fakultas: Fakultas Politik Pemerintahan (FPP), Fakultas Manajemen Pemerintahan (FMP), dan Fakultas Perlindungan Masyarakat (FPM).

Daftar prodi untuk seleksi calon praja 2026 menurut CNN Indonesia (4 Agustus 2026):

FakultasProgram studi
Politik PemerintahanPembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat; Politik Indonesia Terapan; Studi Kebijakan Publik
Manajemen PemerintahanAdministrasi Pemerintahan Daerah; Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik; Keuangan Publik; Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan
Perlindungan MasyarakatPraktik Perpolisian Tata Pamong; Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil; Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik

Artikel CNN itu menyebut pendaftar memilih prodi saat mendaftar, dan penempatan prodi bergantung pada pemenuhan nilai SKD serta tes lanjutan. Namun nama prodi di sumber lain berbeda. Medcom (2022) masih menulis nama lama seperti Keuangan Daerah, Politik Pemerintahan, dan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil, dan pengelompokan fakultasnya juga berbeda antar sumber. Kemungkinan besar ini akibat perubahan nomenklatur, tetapi itu dugaan kami. Pakai daftar terbaru di pedoman SPCP.

Gelar lulusan

CNN Indonesia (5 Agustus 2026) menyebut lulusan D-IV bergelar Sarjana Sains Terapan (S.STP.), sedangkan sumber lain menyebut Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan (S.Tr.IP). Gelar mana yang berlaku untuk angkatan baru perlu dicek ke dokumen resmi IPDN. Pembahasan status dan karier setelah lulus ada di lulusan IPDN kerja apa.

Formasi 2026: 1.410

IPDN mendapat 1.410 dari 4.770 formasi sekolah kedinasan 2026, atau sekitar 29,6%, kuota terbesar di antara sembilan sekolah. Sebagai pembanding, PKN STAN 1.000, 12 PT Kemenhub 891, STIS 564, Poltekimipas 375, Poltekpin 250, STMKG 130, STIN 100, dan Poltek SSN 50. CNN Indonesia menulis angka 1.410 sebagai usulan IPDN, naik 349 dari 1.061 kursi pada 2025. Perbandingan lintas sekolah ada di 9 sekolah kedinasan 2026 dan formasinya.

Cara Masuk IPDN: Alur Ringkas

  1. Cek syarat dasar: usia, pendidikan, tinggi badan, dan syarat fisik lain. Tinggi badan minimal yang dilaporkan media adalah 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan; rincian di syarat tinggi badan IPDN.
  2. Daftar lewat SSCASN pada kategori sekolah kedinasan. Kamu hanya boleh memilih satu sekolah.
  3. Seleksi administrasi, lalu SKD berbasis CAT BKN.
  4. Seleksi lanjutan: verifikasi faktual, tes Bahasa Inggris, tes kesehatan, tes psikologi, integritas dan kejujuran, lalu seleksi akhir (urutan menurut jadwal di portal SPCP).
  5. Pengumuman akhir dan registrasi calon praja.

Ambang SKD 2026 (Kepmenpan RB No. 406 Tahun 2026) adalah TWK 65, TIU 80, dan TKP 156, dan ketiganya harus terlewati sekaligus. SKD berisi 110 soal dalam 100 menit dengan nilai maksimal 550. Yang dipanggil ke seleksi lanjutan paling banyak tiga kali jumlah formasi, berdasarkan nilai total tertinggi. Detail ada di SKD IPDN. Panitia menyatakan tidak menjamin kelulusan, jadi waspadai calo.

Lambang IPDN

Situs resmi IPDN memiliki halaman khusus tentang makna lambang, tetapi isinya tidak dapat kami baca sebagai teks dan tidak ditemukan sumber lain yang memadai. Karena itu kami tidak menjelaskan arti lambang di sini. Lihat langsung halaman profil di situs resmi.

Kehidupan Pendidikan

Dari sumber yang bisa kami baca, hal yang pasti hanya kerangkanya: pendidikan berjenjang di kampus (D-IV untuk jalur calon praja yang kamu daftar lewat SSCASN), dan lulusan dilantik sebagai Pamong Praja Muda. Kami tidak menemukan sumber terbaca yang menjelaskan lama pendidikan, pola pengasuhan, atau jadwal harian, sehingga tidak kami tuliskan. Informasi itu sebaiknya kamu ambil dari pedoman resmi atau alumni.

Bacaan dan Latihan Berikutnya

Untuk mengukur kesiapan SKD, Tryout SKD IPDN menyediakan 110 soal TWK, TIU, dan TKP dengan simulasi CAT dan laporan nilai per komponen.

Sumber

  • ipdn.ac.id, halaman utama (jenjang, fakultas, dan tujuh kampus daerah), diakses Oktober 2026.
  • Panitia SPCP IPDN, spcp.ipdn.ac.id.
  • CNN Indonesia, "Mau Masuk IPDN? Ketahui Fakultas dan Jurusan yang Ada", 4 Agustus 2026.
  • CNN Indonesia, "Apa Gelar Lulusan IPDN?", 5 Agustus 2026.
  • Medcom, "Tertarik Jadi Pamong Praja, Kenali Dulu Profil Lengkap IPDN", 28 April 2022.
  • Sekretariat Kabinet (setkab.go.id), pelantikan 1.204 Pamong Praja Muda IPDN, 29 Juli 2026.
  • Mamikos Info, "10 Lokasi Kampus IPDN di Berbagai Kota di Indonesia", 2 Maret 2026.
  • Goodstats dan Afu.id, rincian 4.770 formasi sekolah kedinasan 2026.
ipdn kampus ipdn prodi ipdn institut pemerintahan dalam negeri sekolah kedinasan

Artikel Terkait

Tidak Lolos Sekolah Kedinasan? Langkah Realistis untuk Tahun Depan

Soal TKP Tanggung Jawab dalam Tugas: Cara Memilih Jawaban Bernilai 5

Daftar Program Studi Sekolah Kedinasan 2026 dan Kuota per Prodi: Sembilan Instansi

← Kembali ke Blog