STTD Bekasi (PTDI-STTD): Syarat Masuk, Prodi, Tahapan Tes
STTD, singkatan Sekolah Tinggi Transportasi Darat, adalah kampus kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk bidang transportasi darat. Namanya kini Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD). Pada seleksi 2026, PTDI-STTD memegang 679 dari 891 formasi Kemenhub, jauh di atas kampus Kemenhub lain.
Artikel ini merangkum nama dan lokasi, program studi, syarat, tahapan tes, dan arti formasi pola Kemenhub versus pola Pemda. Angka yang berbeda atau belum terverifikasi kami tandai. Pendaftaran 2026 sudah ditutup, jadi baca ini sebagai persiapan siklus berikutnya.
PTDI-STTD dalam Satu Tabel
| Hal | Keterangan |
|---|---|
| Instansi pembina | Kementerian Perhubungan |
| Nama sekarang | Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) |
| Nama sebelumnya | Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) |
| Lokasi | Bekasi (menurut GoodStats); satu media menulis Jakarta |
| Formasi 2026 | 679 (47 pola Kemenhub, 632 pola Pemda) |
| Pendaftaran | Lewat SSCASN; pilih satu formasi |
Nama: dari STTD Menjadi PTDI-STTD
Perubahan dari sekolah tinggi menjadi politeknik berpijak pada Peraturan Menteri Perhubungan PM 50 Tahun 2019, dengan surat persetujuan Menristekdikti tertanggal 5 Maret 2019 (hasil penelusuran dokumen peraturan). Menurut laporan Dishub Lima Puluh Kota, nama baru diresmikan secara simbolis di kampus Bekasi pada 31 Januari 2020. PM 103 Tahun 2021 kemudian menggantikan PM 50/2019 sebagai dasar hukumnya. Itu sebabnya banyak orang masih mencari "STTD" meski nama resminya sudah berubah.
Lokasi: Bekasi, Setu, atau Jakarta?
Kamu mungkin menemukan tiga sebutan. Rincian formasi GoodStats (21 Agustus 2026) menulis Bekasi, sedangkan GeBRAK (Agustus 2026) menulis Jakarta. Kami juga menemukan satu media yang menyebut kampus Cibitung, Bekasi. Kata "Setu" populer di pencarian, tetapi kami tidak menemukan sumber resmi yang memakainya, jadi kami tidak menjadikannya fakta. Yang paling aman: kampus berada di wilayah Bekasi, Jawa Barat, dan alamat tepatnya dicek di situs resmi kampus atau sipencatar.kemenhub.go.id sebelum kamu merencanakan tempat tinggal.
Angka yang Berbeda antar Sumber
| Hal | Yang dilaporkan |
|---|---|
| Lokasi PTDI-STTD | Bekasi (GoodStats), Jakarta (GeBRAK), Cibitung, Bekasi (satu media jalur mandiri) |
| Formasi PTDI-STTD 2026 | 47 pola Kemenhub dan 632 pola Pemda, total 679 (rincian di artikel Kemenhub kami). Satu hasil pencarian meringkas angka lain (44 dan 627); kami memakai angka yang konsisten dengan total 891 dan menyarankan cek langsung pengumuman SIPENCATAR. |
Program Studi
Sumber berbeda menyebut prodi berbeda, dan itu wajar karena ada beberapa jalur:
- GeBRAK (Agustus 2026), dalam ulasan kampus perhubungan darat, hanya menyebut D4 Transportasi Darat untuk PTDI-STTD. Syarat pendidikannya: lulusan SMA/MA jurusan MIPA atau IPS, serta SMK/MAK dari sejumlah bidang teknik seperti mesin, otomotif, elektronika, dan ketenagalistrikan.
- Pengumuman jalur mandiri gelombang II dari situs resmi PTDI-STTD, menurut ringkasan yang kami baca, mencantumkan empat prodi: Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Otomotif, Sarjana Terapan Transportasi Darat, D3 Manajemen Transportasi Perkeretaapian, dan D3 Manajemen Transportasi Jalan. Ini jalur mandiri, bukan pembibitan SSCASN.
Kursi per prodi untuk pola pembibitan tidak kami temukan, jadi tidak kami tuliskan. Pilih prodi di SSCASN berdasarkan pengumuman resmi, bukan nama yang kamu ingat dari artikel lama.
Apakah Ada Sekolah Masinis di STTD?
Pertanyaan ini sering muncul. GeBRAK menyebut program perkeretaapian dalam daftar kampus darat hanya ada di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, dengan empat prodi D3. Ringkasan jalur mandiri PTDI-STTD memang memuat D3 Manajemen Transportasi Perkeretaapian, tetapi kami tidak menemukan keterangan bahwa itu mendidik masinis. Jadi jangan menyimpulkan STTD sebagai "sekolah masinis". Kalau itu tujuanmu, periksa PPI Madiun (16 formasi pola Kemenhub 2026) di sekolah kedinasan Kemenhub.
Syarat Masuk
Syarat umum Kemenhub 2026 (InfoPublik dan Majalah Bandara, Agustus 2026) berlaku untuk PTDI-STTD:
- Warga negara Indonesia, usia 16 sampai 23 tahun per 1 September 2026.
- Nilai rata-rata ijazah atau rapor minimal 70,00 (65,00 untuk formasi OAP).
- Tinggi badan minimal 160 cm (laki-laki) dan 155 cm (perempuan).
- Sehat jasmani, bebas HIV/AIDS dan narkoba, tidak buta warna.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama seleksi dan pendidikan.
- Bersedia menandatangani Pakta Integritas Calon Taruna.
Dokumen yang disiapkan ada di dokumen daftar sekolah kedinasan.
Tahapan Tes
- Seleksi administrasi, bersifat menggugurkan.
- SKD berbasis CAT di kantor BKN, bobot 60%. Ambang 2026: TWK 65, TIU 80, TKP 156.
- Seleksi lanjutan: tes kesehatan dan performa fisik serta psikotes (menggugurkan), tes kebugaran jasmani (15%), wawancara (15%), dan penilaian prestasi opsional (10%).
- Pengumuman akhir.
Karena formasi PTDI-STTD besar, peserta yang dipanggil ke seleksi lanjutan juga banyak (paling banyak tiga kali formasi). Itu bukan berarti mudah: ambang SKD tetap harus lolos sekaligus. Pelajari format SKD 110 soal dan apa itu SKD.
Pola Kemenhub dan Pola Pemda di STTD
Dari 679 formasi, 632 berpola Pemda dan hanya 47 berpola Kemenhub. Menurut GoodStats, pola Pemda terkonsentrasi di PTDI-STTD. Sumber resmi tidak mendefinisikan pola Pemda secara rinci. Satu media (GeBRAK) menulis lulusan pola pembibitan dapat ditempatkan sesuai kebutuhan Kemenhub maupun pemerintah daerah, tanpa kutipan pejabat. Syarat domisili dan penempatan formasi Pemda tidak kami temukan, jadi baca pengumuman resmi sebelum memilih. Penjelasan lengkapnya ada di artikel #46: sekolah kedinasan Kemenhub.
Biaya dan Ikatan Dinas
Nominal biaya pembibitan 2026 tidak dicantumkan di sumber yang kami baca, dan ikatan dinas tidak dibahas. Untuk jalur mandiri gelombang I 2026, satu media (GoodNews from Indonesia) menyebut biaya pendaftaran Rp300.000, dan Babel Insight menyebut biaya dibayar per tahap seleksi. Itu bukan jalur SSCASN. Perbandingan biaya antar sekolah ada di biaya kuliah sekolah kedinasan. Penghasilan setelah lulus tidak dipublikasikan di sumber yang kami temukan.
Bandingkan dengan Poltekbang
Kalau kamu lebih tertarik ke bandar udara dan navigasi, lihat Poltekbang Kemenhub yang hanya membuka 23 kursi untuk tiga kampus di 2026.
Mulai Latihan SKD
Dengan kursi yang banyak di STTD, persaingan tetap ditentukan SKD. Ukur dirimu lewat Tryout SKD Kemenhub: 110 soal TWK/TIU/TKP, simulasi CAT, laporan nilai per komponen.
Sumber
- GoodStats, "Alokasi 891 Formasi Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026", 21 Agustus 2026 (data SIPENCATAR).
- InfoPublik, 20 Agustus 2026, dan Majalah Bandara, 19 Agustus 2026.
- GeBRAK, "5 Kampus Perhubungan Darat Kemenhub 2026", Agustus 2026.
- PM 50/2019 dan PM 103/2021 Kemenhub; Dishub Lima Puluh Kota (peresmian 2020).
- Situs PTDI-STTD (pengumuman jalur mandiri 2026), Babel Insight, GoodNews from Indonesia.
- Portal resmi: sipencatar.kemenhub.go.id dan sscasn.bkn.go.id.